Mengenal Diatom

Posted on Updated on

Oleh Ma’ruf Kasim 

Pertanyaan yang mungkin ada sebelum lebih jauh kita membicarakann tentang diatom adalah apa itu diatom ?.  Bagaimana biologi dan ekologi dari diatom itu sendiri. 

Diatom adalah tumbuhan cell tunggal yang tergolong dalam kelas Bacilariophyceae dari phylum Bacilariophyta.  Diatom bisa terdiri dari satu cell tunggal atau gabungan dari beberapa cell yang membentuk rantai.  Biasanya terapung bebas di dalam badan air dan juga kebanyakan dari mereka melekat (attach) pada substrat yang lebih keras. Pelekatan diatom biasanya karena tumbuhan ini mempunyai semacam gelatin (Gelatinous extrusion) yang memberikan daya lekat pada benda atau substrat. Kita juga kadang menemukan beberapa diatom yang walau sangat lambat tetapi punya daya untuk bergerak.  Diatom akan sangat tergantung pada pola arus laut dan pergerakan massa air baik itu secara horizontal maupun vertical. Cell diatom ini mempunyai ukuran kurang lebih 2 micron sampai beberapa millimeter, namun kita juga kadang menemukan beberapa yang ukurannya sampai 200 micron.  Sampai saat ini para ahli memperkirakan jumlah species dari diatom ini sekitar 50.000 spesies. 

 

Diatom kebanyakan tersebar pada seluruh perairan dunia, dari perairan air tawar hingga lautan dalam.  Bahkan ada beberapa yang di temukan pada genangan air bekas gunung berapi.  Diatom umumnya di temukan pada laut, sungai, estuary, kolam, aliran air pada irigasi-irigasi, bahkan kolam-kolam kecil sekalipun. 

Yang menarik adalah diatom bahkan dapat di temukan pada sediment dari permukaan laut bahkan sungai, danau dan estuary. Bahkan di jadikan indicator dari pola pelapisan sediment yang terbentuk.  Tidak jarang juga di jadikan indicator lingkungan pada indikasi pencemaran lingkungan (akan di bahas pada artikel lainnya). 

Dari sumbernya diatom dapat di kelompokkan kedalam Diatom asli parairan tersebut (Autochthonous) dan Diatom yang berasal dari luar perairan itu (Allochthonous).  Pada daerah-daerah pantai atau estuary yang banyak terdapat vegetasi seperti lamun (seagrass) dan Macroalga, perairan tersebut kebanyakan di jumpai kelompok diatom asli yang berasal dari perairan tersebut (autochthonous) yang umumnya berasal dari epiphyte yang melekat pada macrophyte. Kelompok diatom ini juga dikenal dengan epiphytic diatom. 

Dari bentuknya, diatom itu sendiri di kenal dengan cell diatom melingkar (Centric diatom) dan cell diatom memanjang (pennate diatom). 

Penggolongan diatom menurut pola hidupnya juga di bedakan atas 8 kelompok.  Yaitu : 

1.   Epiphytic  dikenal dengan kelompok diatom yang melekat pada  tumbuhan lain yang lebih besar. 

2.   Epipsamic dikenal dengan kelompok diatom yang hidup dan tumbuh pada pasir. 

3.   Epipelic di kenal dengan kelompok diatom yang hidup dan tumbuh pada permukaan tanah liat (mud) atau sediment. 

4.   Endopelic di kenal dengan kelompok diatom yang tumbuh dalam rongga tanah liat (mud) atau sediment. 

5.   Epilithic di kenal dengan kelompok diatom yang tumbuh dan melakat pada permukaan batuan. 

6.   Endolithic di kenal dengan kelompok diatom yang tumbuh didalam rongga batuan pada dasar perairan. 

7.   Epizoic di kenal dengan kelompok diatom yang melakat pada hewan umunya invertebrate dasar perairan. 

8.   Fouling di kenal dengan kelompok diatom yang melekat pada benda-benda yang keras yang biasannya di tanam atau di letakkan pada dasar perairan. 

Advertisements

15 thoughts on “Mengenal Diatom

    robin said:
    January 19, 2007 at 12:53 pm

    saya sangat senang membaca artikel ini sebab pengetahuan saya tentang diatom sangat tidak ada mudah-mudahan bapak bisa membeberkan secara panjang lebar mengenai diatom ini pada kesempatan selanjutnya trims……..

    ryan said:
    August 4, 2007 at 11:32 am

    diatom itu sendiri punya berapa kelas sih? apakah kelas coscinodiscophyceae dan fragilariophyceae tdk tmsk diatom?artinya kelas diatom bkn hanya bacilariophyceae. bukannya coscinodiscus termasuk kelas coscinodiscophyceae?

    adel said:
    September 18, 2007 at 6:27 am

    Bagaimana dengan plankton lain yang sering bercahaya di laut saat malam? Apa itu golongan diatom juga?

    Ramdani Heri said:
    November 21, 2007 at 4:33 pm

    bagaimana proses pemanenan diatom

    taufiq said:
    March 27, 2008 at 2:38 am

    terimakasih atas tulisan nya, saya jadi tambah pengetahuan. saya mau tanya apakah ada hub. antara diatom dengan klorofil a-b yang ada dalam permukaan sedimen

    terimakasih

    supono said:
    March 30, 2008 at 2:05 pm

    Punya info tentang buku/gambar diatom untuk identifikasi nggak ynag lengkap (warna)?

    suryo said:
    April 1, 2008 at 2:23 pm

    bisa kasih tau waktu di shive shaker sampel diatom itu butuh beberapa menit?

    eko said:
    July 11, 2009 at 3:41 am

    artikelnya bagus and enak di baca.thankz banged…
    tp aku py sesuatu yang mengganjal,diatom yang hidup di air laut tu bisa gak hidup di air tawar??tolong beri penjelasan.thankiyuu..

    Anonymous said:
    November 3, 2009 at 4:09 pm

    apakah pasang an surut air laut mempengaruhi populasi diatom

    muhammad ali ulath said:
    November 18, 2009 at 5:34 am

    asslkm. salam jumpa lagi kalo masih ingat dengan saya. saya angkatan 91 di fak perikanan UMI (PSP). mau tanya kalo ada buku identifikasi diatoms saya bisa peroleh dimana ya.? terima kasih sebelumnya

    Aan said:
    December 17, 2009 at 11:36 am

    PA DIATOM BISA hidup di kedalaman 100-400 meter pa ? ?

    Fitoplankton « Diveradios19 said:
    May 12, 2011 at 12:36 pm

    […] https://maruf.wordpress.com/2005/12/22/mengenal-diatom/,(diakses tanggal 6 Mei 2011 pukul 17.01) […]

    nita said:
    March 29, 2012 at 1:43 pm

    assalmualaikum pak…
    saya seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi
    saya pengen tanya pak,,,???
    apa sich diatom itu
    mohon penjelasan nya sedetail-detail nya ya pak,,,
    makasih sbelum nya ya pak,,,???

    maruf said:
    March 30, 2012 at 2:55 am

    Nita dan teman yang lain makasih ya
    ini bisa di baca di sini :
    http://id.wikipedia.org/wiki/Diatom

    salam

    musmsrkrdcr@gmail.com said:
    February 7, 2016 at 10:48 am

    of course like your website but you have to take a look at the spelling on several of one’s posts. A number of them are rife with spelling issues and I in finding it quite bothersome to tell the truth on the other hand I?ll definitely come back again.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s