Oleh : Ma’ruf Kasim 
Habitat Lamun atau yang lebih di kenal dengan kata seagrass merupakan habitat pantai yang sangat unik.  dengan di tumbuhi oleh lamun (golongan macrophyte) yang dapat beradaptasi dengan kondisi pantai yang labil, tumbuhan lamun memberikan amat sangat banyak fungsi ekologis bagi organisma yang berasosiasi dengannya.  Amat sangat banyak organisma yang secara ecologis dan biologis sangat tergantung pada keberadaan lamun.  Namun sebelum kita lebih jauh membahas keunikan ekologis lamun, akan sangat bijaksana untuk mengenal lebih dekat tentang seagrass ini.  Banyak orang awam mengenal kata seagrass sebagai “rumput laut” yang konotasinya kearah seaweed. Namun jika kita merunut lebih jauh tentang kedua tumbuhan ini akan sangat jauh perbedaanya.  Sebagai tumbuhan sejati seagrass merupakan tumbuhan yang mempunyai akar (Ryzom dan serabut akar), batang, daun, bunga dan beberapa spesies berbuah. Berbeda dengan seaweed yang merupakan alga besar (Macroalga) yang tidak mempunyai akar, batang dan daun sejati. Sebagai tumbuhan tingkat tinggi, seagrass mempunyai sistem reproduksi dan pertumbuhan yang khas. 

 

Seperti layaknya padang rumput, seagrass dapat menyebar dengan perpanjangan ryzom (batang akar).  Penyebaran seagrass terlihat sedikit unik dengan pola penyebaran yang sangat tergantung pada topografi dasar pantai, kandungan nutrient dasar perairan (substrate) dan beberapa faktor fisik dan kimia lainnya.  Kadang terlihat pola penyebaran yang tidak merata dengan kepadatan yang relative rendah dan bahkan terdapat semacang ruang-ruang kosong di tengah padang lamun yang tidak tertumbuhi oleh lamun.  dan kadang terlihat pola penyebaran yang berkelompok-kelompok.  namun juga terdapat banyak pola penyebaran yang merata tumbuh hampir pada seluruh garis pantai landai dengan kepadatan yang sedang dan bahkan tinggi. Berbeda dengan seaweed, yang umunnya sangat memerlukan benda keras di dasar perairan sebagai susbtrat untuk melekat. namun memang ada juga banyak yang tumbuh dan menyebar secara alami dengan substrate dasar yang lunak….