Dugong Indonesia : Konservasi yang jalan di tempat

Posted on Updated on

Oleh: Ma’ruf Kasim

Dugong merupakan hewan mamalia laut yang sangat jarang dapat di temukan lagi pada habitat aslinya khususnya di sekitar perairan .  Penyebaran dugong di perairan dunia di catat pada longitude 30°E sampai 170°E dan antara latitude 30°N sampai 30°S. Kawasan ini mencakup Australia, Teluk Persian dan laut merah, pantai Afrika, Sri Lanka, Indonesia, Philipina, Malaysia, Thailand dan di sekitar kepulauan Pacific.

Di Indonesia sendiri, populasi dugong sangat sedikit.  Dilaporkan tahun 1970 populasi dugong mencapai 10.000 ekor dan tahun 1994 di perkirakan popluasinya hanya sekitar 1000 ekor. Penyebaran dugong di Indonesia laporkan berada di kawasan timur Indonesia mencakup Sulawesi (Bunaken, Wakatobi Takabonerate), Nusa Tenggara Timur (Sumba, Lembata, pulau Flores, Teluk Kupang Kepulauan Komodo), Maluku Pulau Aru Pulau Lease seram dan Halmahera) Perairan papua (Pulau Biak, sorong dan Fakfak) dan sebagian kecil pada perairan Sumatra (Riau, Bangka dan Pulau Belitung), Jawa (ujung Kulon, pantai Cilacap, Cilegon, labuhan dan Segara Anakan) dan Bali. Informasi tentang keberadaan dugong hanya di peroleh dari beberapa nelayan yang kebetulan secara tidak sengaja menangkap atau melihat dugong itu sendiri. Ataupun oleh pengamatan beberapa NGO yang kebetulan survey dan pengamatan tentang dugong di .

Masih sangat minimnya penelitian yang dilakukan terhadap ekologi dugong yang merupakan hambatan utama bagi upaya konservasi dugong itu sendiri. Ini karena memang sangat langka untuk dapat menemukan dugong secara langsung.  Pernah pula di laporkan, pada bulan October 1999, Nelayan Cilegon menangkap dugong dan langsung di bawa ke Oceanarium (Taman Impian Jaya Ancol). Dan saat itu pun Oceanarium telah mempunyai dugong sejak tahun 1984.

Sebagai mamalia laut, dugong sangat tergantung pada lamun (seagrass) yang merupakan habitat dan makanan alaminya. Dugong hanya memakan lamun, itupun hanya beberapa jenis di antaranya  Halodule sp., Halophile sp. dan Syringodium sp.
 Sementara penyebaran lamun ini hanya ada pada kawasan-kawasan tertentu, yang saat sekarang pun telah terjadi pengrusakan dan degradasi yang cukup serius.
Sejak di keluarkannya Peraturan pemerintah Nomor 7 tahun 1999 tentang Konservasi Flora dan Fauna yang dalam hal ini termasuk perlindungan Dogong dugon dan lamun (seagrass). Upaya perlindungan terus berjalan tidak maksimal.

Banyak hal yang menghambat upaya konservasi itu sendiri di tambah dengan kurangnya infomasi tentang biologi dan ekologi dugong di Indonesia seakan membiarkan dengan pasti hilangnya dugong dari perairan Indonesia.  Sekarang pun dugong Indonesia laksana sejarah yang kita hanya dapat mendengarkannya dari cerita nelayan-nelayan dulu dan atau hanya melihatnya berenang statis pada gambar dan foto-foto di museum.

all photo direct link from the source

Advertisements

33 thoughts on “Dugong Indonesia : Konservasi yang jalan di tempat

    anggie said:
    May 31, 2006 at 2:35 pm

    yang ingin saya tanyakan, apa manfaat langsung maupun tidak langsungnya terhadap keberadaan dugong itu sendiri di perairan? thanx ya..

    anme said:
    July 25, 2006 at 9:03 am

    gw ska banget ma duyung setelah ngeliat langsung duyung di sea world, namanya ‘diana’..! so,karena mereka lucu-ucu, gw stuju banget kalo mereka dilestarikan!!

    nb: gw jatuh cinta ma ni hewan karena ngeliat waktu dya lagi memamah dengan menggunakan dua ‘tanggan’nya, persis anak bayi, lucu abis!!!

    Cinta said:
    August 27, 2006 at 12:37 pm

    Denger2 keberadaan dugong di sini sdh semakin menipis, emang bener ya ? Kata temen2, dugong itu duyung yang juelekkkkkkkk benget tapi, menurut aq dugong itu lucu juga ya…..

    natha said:
    September 7, 2006 at 11:01 am

    pertanyaan saya, dugong hanya memakan rumput laut tertentu, apakah hal tersebut dipengaruhi oleh sistem pencernaan dugong tersebut? dan adakah organisasi tertentu yang mengkhususkan diri demi kelangsungan hewan ini? karena sepertinya tidak ada organisasi yang benar-benar mengkhususkan diri pada dugong.

    suleman said:
    September 21, 2006 at 9:32 am

    dugon merupakan biota atau binatang laut yang di lindungi
    dugon saat ini mengalami penurunan penyebaran akibat penangkapan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. sehingga akan mengakibatkan kepunahan atau terancam hilang spesiesnya.
    dugon merupakan juga ikan yang dikomsumsi seperti jenis ikan yang, tetapi ada suku atau tempat yang lain yang memanfaatkan untuk obat atau memang di anggap sebagai suatu simbol yang mendatangkan suatu keberuntungan.
    demikian, syalom tuhan memberkati.

    arifin said:
    April 17, 2007 at 1:30 pm

    lamun jenis apa yang dimakan dugong? dapatkah digunakan sebagai pakan ternak bahkan manusia? lamun sangat mudah terkontaminasi polutan bagaimana memperbaiki komunitas lamun yang tercampur limbah. mohon penjelasannya!!!!!1
    dapatkah lamun dipelihara dikolam untuk mendukung pemeliharaan dugong

    riyan said:
    May 15, 2007 at 10:25 am

    wah, banyak juga ya yang seneng sama hewan lucu n gendut ini. hihihi… entah suka dalam kapasitas apa..?? tapi ga apa apa koq.

    setahu saya, dugong emang cuma makan seagrass jenis tertentu aja. hal tersebut berhubungan dengan kemampuan dugong dalam mencerna selulosa di lamun itu. biar metabolismenya lebih lancar. gtu lho….

    terus, kalo mafaan dugong si banyak banget kali ya…, salah satunya adalah mengontrol pertumbuhan populasi lamun di perairan, biar seimbang. soalnya, si dugong kan suka sekali sama lamun. katanya sih, dalam setahun, dugong bisa ngabisin 3-4 hektar padang lamun. hihihi.. banyak juga ya…

    mungkin itu dulu, semoga bermanfaat.

    Hadinafta

    Faizal said:
    July 11, 2007 at 8:23 am

    sumpah dugong itu adalah hewan laut yang paling gw senengin……… tapi pas lihat foto dugong yang lagi di potong aduh serasa dunia ini begitu kejam dan manusia memang makhluk yang paling menyebalkan karena seenaknya mngambil hidup makhluk lainnya. kalau ada organisasi yang peduli ama hidup dugong maka tolong ajak gw ya. please n yang serius jangan cuma ngomong doang tanpa ada tindakan yang jelas. salam semuanya.

    Dark_Angel

    arief said:
    October 3, 2007 at 6:51 am

    dugong kayaknya bisa dilestarikan bagi yang berminat kenapa gak langsung nanya aja ke sea world kok mereka bisa merawat diana? kalo gitu kenapa para pemerhati dugong gak bekerja sama aja dengan tempat rekreasi ini siapa tahu bisa dan berhasil.

    arigato

    Wasabi said:
    November 1, 2007 at 11:24 pm

    That is horrid. It is illegal. If thet guy is found, he will be jailed for poaching!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    theresia said:
    November 16, 2007 at 8:07 am

    semua makhluk yang diciptakan pasti ada manfaatnya, terlepas dari soal mempengaruhi hidup kita ato tidak…saya juga pengen tahu organusasi apa yang khusus menangani dugong ini..saya juga terkesan dengan Diana, dugong yang ada di seaworld..mereka bisa menghibur kita kan???

    igun said:
    November 30, 2007 at 12:31 pm

    Bener bgt…..! Dogong harus qt jaga dan lestarikan,karna hewan ini keberadaannya mungkin akan punah, yang saya ga ngerti kenapa c ada aja orang yang memburunya, dia juga mahluk hidup yang menginginkan hidupnya nyaman,…apa karna kurangnya pemerhati dugong,apa di negara ini belum ada seorang peneliti tentang hewan ini, yang dapat menjamin keberadaanya, dimana yang setiap tahun jumlahnya selalu berkurang…dibandingkan manusia yang semakin tahun selalu bertambah…apa jadinya negara ini?…..

    fifi said:
    December 4, 2007 at 6:12 am

    bnr bener buanget dugong tuh hrs d lestarikan cz jmlahx sedikit

    Marrysa said:
    January 18, 2008 at 6:39 am

    Please ada realisasi untuk sosialisasi masyakat pesisir atau pinggir sungai habitat dari dugong ini. Mereka membunuh karena tidak tahu. Mereka inilah yang harus dirubah konsep berpikirnya. Dari killer to keeper of the forest…

    Kalo kita sih sadar….tapi “kita” yang hidup dengan informasi dari internet dll hanya segelintir. Mereka ini (yg hidup) dekat habitat dugong ini yang perlu dikasih informasi.

    arivpuska said:
    February 13, 2008 at 6:05 am

    Gw suka banggt tuuuh, gejg suka karena dagingnya enak

    ririn said:
    March 12, 2008 at 12:49 pm

    gw seneng bgt sama duyung

    tapi menurut gw…. bukan cuma duyung doank yang butuh di lestariin

    tapi masih banyak lagi hewan yang harus di lindungi

    apalagi di indonesia……

    gw bisa ngomong gini coz gw lagi nyelesaiin makalah tentang hewan langka

    dan dari yang gw baca ternayata hewan-hewan di dunia ini pun butuh banyak perlindungan

    sok banget nggak sich gw….????~_^

    Ma'ruf Kasim responded:
    June 26, 2008 at 2:01 am

    Dugong adalah kekayaan biodiversity yang tidak ternilai di perairan laut tropis dan ini kekayaan yang tak ternilai. manfaat yang paling dirasakan adalah terpeliharanya keberadaan dugong itu sendiri. Dari sisi ekonomi kedepan kita dapat mengembangkan pole ecotourism pada daerah-daerah yang digongnya terpelihara dan ini akan mendatagkan devisa yang sangat tinggi
    Thanks for all
    SAVE THE DUGONG

    akeminissa said:
    August 3, 2008 at 3:46 pm

    Mampir2 ya ke website pendidikan online untuk pelajar http://www.lenvy-onine.com

    pande said:
    August 24, 2008 at 1:32 pm

    dugong itu air tawar to asin siIiIiIiIiCch?

    pande said:
    August 24, 2008 at 1:34 pm

    AdA BeRaPa JeNiS DuGoNg,,,,,???”

    wima said:
    August 28, 2008 at 3:46 am

    dugong tu harus dilindungi , jangan ampe punah . kasihan dong klo dugong terus di manfaatin tuk kepentingannya sendiri

    anYitzzzz said:
    September 24, 2008 at 11:03 am

    aKz skA bgd ma DugonG……

    tapi kcian dugongnya kok di bunuhi twuz…..

    kaya’ gambar di atas ituw,

    oYyah maU tanya cara melindungi dugong it gmn yah????

    cZ ada tGz yang nyagkut tentang iTw…..

    Gina Sabrina said:
    November 14, 2008 at 6:49 am

    kacian banget di bunuh,kan hewan langka Tatuuuuut iiiiiiiiiiih!!!!!!!!!!

    Anonymous said:
    November 28, 2008 at 7:12 am

    hgi

    hihi said:
    March 3, 2009 at 10:54 am

    asdadfadfdasfsfsfsggdgd dgdfgdgdg

    rosy said:
    March 23, 2009 at 10:08 am

    gw prihatin ma dugong yg skarang jrg di temukan kasian ya …..

    SAUT BOANGMANALU said:
    January 24, 2010 at 5:36 pm

    TERIMAKASIH ATAS INFORMASI DAN TULISANNYA, CUKUP BERMANFAAT BUAT BACAAN/REFRENSI UNTUK REGENERASI. KUNJUNGI JUGA SEMUA TENTANG PAKPAK DAN UPDATE BERITA-BERITA DARI KABUPATEN PAKPAK BHARAT DI GETA_PAKPAK.COM http://boeangsaoet.wordpress.com

    rini said:
    January 28, 2010 at 10:12 am

    apa yang akan trjadi kalau duging gag berada di habitatnya ?
    apakah yang mememgaruhinya????

    rini said:
    January 28, 2010 at 10:13 am

    apa yang akan trjadi kalau dugong gag berada di habitatnya ?

    Rina Says said:
    April 24, 2010 at 6:55 am

    Rina Says

    April 24,2010 at 02:38

    Bagaimana kalau dugong punah,,,kacian banget dch dugong,,,

    Rina said:
    April 24, 2010 at 6:56 am

    April 24,2010 at 02:38

    Bagaimana kalau dugong punah,,,kacian banget dch dugong,,,

    Anonymous said:
    January 29, 2013 at 4:03 am

    cara dugong melindungi diri ?

    Anonymous said:
    April 22, 2013 at 4:11 am

    thanks yah atas informasinya… info ini mmbantu sy dlm kkbuat tgs…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s